RS Polri Menyampaikan Gambaran Terbaru Soal 11 Korban Tewas Akibat Kecelakaan Tragis di KM 58 Tol Japek

by -52 Views

Kamis, 11 April 2024 – 19:16 WIB

Jakarta – Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto mengatakan, 11 jasad korban kecelakaan maut KM 58 Tol Jakarta-Cikampek sudah menjalani sejumlah pemeriksaan. Ia menyebut kini hanya tinggal menunggu hasil laboratorium DNA Pusdokkes Polri.

“Pemeriksaan ante mortem, post mortem, gigi, medik dan properti sudah dilaksanakan saat di RSUD Karawang. Kita tinggal dititipi jenazah korban sambil kita tunggu hasil pemeriksaan DNA di Lab DNA Pusdokkes Polri,” ujar Brigjen Pol Hariyanto kepada wartawan, Kamis 11 April 2024.

Hariyanto menjelaskan, nantinya setelah semua rampung akan dilakukan proses rekonsiliasi. Ia menegaskan bahwa dalam kurun waktu dua pekan ke depan, sampel baru bisa diterima pihak RS Polri.

“Semoga bisa cepat biasanya antara 7-14 hari dari sampel diterima, Selasa malam baru di terima ya,” kata Hariyanto.

Sebelumnya, Jasad 11 korban kecelakaan maut KM 58 Tol Jakarta-Cikampek yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang dipindahkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Betul, dari 12 jenazah korban laka lantas, 11 jenazah sudah dipindahkan ke RS Polri dan yang satu sudah dibawa pihak keluarga,” kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Karawang, Ipda Kusmayadi pada Rabu, 10 April 2024.

Pemindahan dilakukan siang ini sekira pukul 12.00 WIB. Kata dia, pemindahan tersebut dilakukan guna mempercepat proses identifikasi jasad yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu.

Sementara Kepala RS Polri, Brigadir Jenderal Polisi Hariyanto pun membenarkan hal tersebut. Hingga kini, kata dia, proses identifikasi masih dilakukan pihaknya.

“Kami menerima 13 body bag yang berisi 11 body dan dua body part. Sesuai laporan awal, 12 korban laka lantas dan sudah satu teridentifikasi dari gigi atau odontologi. Sambil menunggu pemeriksaan DNA yang lagi diperiksa, semua dilakukan guna memberikan kemudahan layanan bagi keluarga korban,” ujar Hariyanto.