Menag Mengingatkan Umat Islam Agar Tetap Mengingat Perjuangan Politik Pemilu 2024 Sudah Berakhir

by -43 Views

Rabu, 10 April 2024 – 06:30 WIB

Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengimbau seluruh umat Islam agar menjaga ketertiban selama masa Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 H.

Baca Juga :

Menhub Ingatkan Semua Unsur Aparat Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran

“Imbauan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama masa Lebaran dan masa liburan,” kata Yaqut pada konferensi pers sidang isbat di Jakarta, Selasa, 9 April 2024.

Ia menjelaskan, hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab bersama sebagai warga negara Indonesia.

Baca Juga :

Sejarah Ketupat yang Menjadi Menu Paling Populer Saat Hari Raya Idul Fitri

Proses Pemungutan suara pemilu 2024. (foto ilustrasi)

Proses Pemungutan suara pemilu 2024. (foto ilustrasi)

Photo :

  • VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)

Menag juga mengatakan bahwa perjuangan politik setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah usai, maka sudah saatnya seluruh umat Islam kembali menuju Fitri dan menjadi pribadi yang jernih.

Baca Juga :

Resep Marble Cake Anti Gagal Ala Chef Devina Hermawan, Cocok Buat Sajian Lebaran

“Perjuangan politik sudah usai, kita doakan agar Indonesia bisa segera mendapatkan kejayaan dan kemajuannya, perjuangan menuju Fitri juga sudah usai, semoga kita semua kembali menjadi pribadi-pribadi yang murni, jernih, tanpa ada dosa satu dengan yang lainnya,” ujar dia.

Ia mengutarakan, saling memaafkan adalah tujuan untuk mencapai ridho Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa.

“Karena itu, sejatinya tujuan kita bersama untuk mencapai ridho Allah SWT bersama. Selamat Idul Fitri 1445 Hijriah, saya mewakili pemerintah Indonesia, maafkan kami lahir dan batin,” ujarnya.

Umat Islam salat berjemaah Idul Fitri 1440 H di kawasan Jatinegara, Jakarta, Rab

Umat Islam salat berjemaah Idul Fitri 1440 H di kawasan Jatinegara, Jakarta, Rab

Pemerintah melalui Kemenag telah menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 2024 Masehi jatuh pada Rabu (10/4).

Hal tersebut ditentukan berdasarkan ketinggian hilal yang berkisar antara 4 derajat 52,7 menit sampai 7 derajat 37,8 menit dan elongasi berkisar antara 8 derajat 23,68 sampai 10 derajat 12,94 menit.

Sedangkan menurut kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura atau MABIMS, angka tersebut telah memenuhi kriteria visibilitas hilal atau imkanu rukyat dengan tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi sebesar 6,4 derajat.

Sidang isbat digelar Kamis sejak pukul 17.00 WIB sampai ditutup dengan penetapan 1 Syawal/Idul Fitri pada pukul 19.00 WIB. (ant)

Halaman Selanjutnya

Ia mengutarakan, saling memaafkan adalah tujuan untuk mencapai ridho Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa.

Halaman Selanjutnya