Manajemen memberikan penjelasan bahwa isu kandungan bromat di Le Minerale didiskreditkan oleh Kominfo sebagai hoax

by -63 Views

Sabtu, 24 Februari 2024 – 11:03 WIB

Jakarta – Beberapa unggahan di media sosial TikTok yang menyatakan bahwa kadar bromat dalam Le Minerale melebihi ambang batas aman dan dapat menyebabkan tumor dan kanker dipastikan tidak benar. Sebab, unggahan tersebut telah diberi label ‘Hoaks’ oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo.

Klaim yang beredar tersebut dijelaskan sebagai tidak benar dalam penjelasan di Aduan Konten (https://cekhoaks.aduankonten.id), situs resmi Kementerian yang mengklarifikasi hoaks yang beredar di masyarakat, pada Jumat, 23 Februari 2024. Merespons hal tersebut, manajemen Le Minerale juga memberikan tanggapan. Febri Satria Hutama, Direktur Pemasaran PT Tirta Fresindo Jaya, produsen Le Minerale, menegaskan bahwa isu tersebut adalah mengada-ada atau hoaks.

“Semua produk Le Minerale terjamin aman, diproduksi sesuai standar tertinggi industri air kemasan dan memenuhi semua persyaratan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” kata Febri seperti dikutip dari keterangannya, Sabtu, 24 Februari 2024.

Febri memastikan bahwa sebagai bentuk kepatuhan dan akuntabilitas, Le Minerale secara berkala melaporkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait keamanan dan kualitas produk perusahaan ke BPOM. “Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa produk Le Minerale aman untuk semua parameter wajib air mineral,” katanya.

Le Minerale juga rutin melakukan uji kadar bromat setiap enam bulan sekali di laboratorium terakreditasi yaitu Badan Besar Industri Agro (BBIA) Kementerian Perindustrian. Hasilnya, kadar bromat pada produk Le Minerale sebesar 0,4 parts per billion (ppb) atau 0,0004 mg/L, jauh di bawah ambang batas aman 10 parts per billion (ppb) atau 0,01mg/L yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Informasi hoaks tersebut merugikan kami karena banyak disebarkan oleh berbagai media online dan menyesatkan konsumen,” kata Febri mengenai seringnya Le Minerale menjadi sasaran kampanye hitam.

Febri berharap dengan klarifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, masyarakat dapat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebelumnya, seorang influencer mengklaim dalam video di TikTok bahwa kadar senyawa kimia bromat dalam produk Le Minerale melebihi batas normal sehingga masyarakat diimbau untuk menghindarinya.