Protokol NEAR Intents mengatakan telah mengidentifikasi penyerang dan memberikan ultimatum 48 jam
Protokol NEAR Intents mengungkapkan bahwa mereka berhasil mengidentifikasi pelaku penyerangan yang telah meretas sistem mereka dan berhasil mencuri dana sebesar $3.8 juta. Alex Shevchenko selaku General Manager NEAR Intents menyatakan hal tersebut pada hari Jumat.
Penyerangan terhadap protokol NEAR Intents tersebut mengejutkan banyak pihak di dunia kripto. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan dalam lingkup blockchain dan cryptocurrency masih rentan dan memerlukan langkah-langkah pengamanan yang lebih kuat.
Dalam sebuah pernyataan resmi, NEAR Intents memberikan ultimatum kepada pelaku penyerangan tersebut selama 48 jam. Mereka menekankan pentingnya kerja sama antara pelaku penyerangan dan tim pengembang dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Hacker yang berhasil meretas protokol NEAR Intents telah menimbulkan kerugian yang signifikan bagi para pengguna dan pihak terkait. NEAR Intents berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat keamanan protokol mereka agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Para pengguna dan pelaku pasar cryptocurrency dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi serangan cyber yang dapat merugikan mereka. Selalu pastikan untuk menjaga keamanan akun dan dana kripto dengan menggunakan metode yang aman dan terpercaya.
Dengan adanya pengidentifikasian terhadap pelaku penyerangan, diharapkan kasus ini dapat segera diselesaikan dengan baik dan pelaku penyerangan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. NEAR Intents terus melakukan pemantauan dan investigasi lebih lanjut terkait kasus ini demi keamanan dan integritas pasar cryptocurrency secara keseluruhan.
Sumber: Lihat sumber berita





