Lebih dari 300 orang telah menyatakan ketertarikannya terhadap Toyota Land Cruiser FJ, meski SUV terbaru tersebut belum memasuki tahap pemesanan dan harga resminya belum diumumkan. Toyota saat ini masih mendata calon konsumen sekaligus menuntaskan persiapan sebelum kendaraan itu dipasarkan lebih lanjut.
Land Cruiser FJ diperkenalkan sebagai model yang menempati ruang di antara Toyota Fortuner dan Land Cruiser dalam jajaran SUV Toyota di Indonesia. Posisi tersebut membuat mobil ini bukan disiapkan sebagai pengganti Fortuner, melainkan sebagai tambahan dalam portofolio kendaraan sport utility vehicle Toyota.
Minat konsumen belum menjadi pemesanan
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma menjelaskan, angka lebih dari 300 konsumen itu mencerminkan pendaftaran minat atau interest registration. Data tersebut belum dapat disamakan dengan jumlah pemesanan kendaraan.
Menurut Bansar, Toyota masih melakukan finalisasi, termasuk terkait harga resmi Land Cruiser FJ. Karena itu, konsumen yang telah menyampaikan ketertarikan belum berada pada tahap transaksi pembelian. Toyota masih mengumpulkan dan memeriksa data calon konsumen yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai SUV tersebut.
Pendaftaran minat itu juga menjadi gambaran awal mengenai respons pasar terhadap Land Cruiser FJ. Toyota menyebut ketertarikan masyarakat terlihat dalam sejumlah pameran otomotif yang digelar di Jakarta maupun daerah lainnya. Respons yang muncul dalam berbagai pameran tersebut disebut sangat tinggi.
Tahap pengadaan dan pemenuhan kendaraan
Di tengah tingginya minat tersebut, Toyota belum menyampaikan angka harga yang akan ditetapkan untuk Land Cruiser FJ. Perusahaan masih menyiapkan aspek pengadaan dan pemenuhan kendaraan sebelum melangkah ke proses berikutnya.
Setelah persiapan itu selesai, dealer akan menghubungi konsumen yang telah mendaftarkan minatnya. Kontak tersebut akan digunakan untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut, termasuk memastikan kembali ketertarikan calon konsumen terhadap kendaraan yang diperkenalkan Toyota.
Skema ini membuat angka lebih dari 300 orang yang tercatat saat ini masih bersifat pendataan awal. Jumlah tersebut dapat menjadi dasar bagi Toyota dan jaringan dealernya untuk menyiapkan proses pemenuhan permintaan, tetapi belum menunjukkan total unit yang telah terjual atau dipesan.
Dengan posisi yang dirancang berada di antara Fortuner dan Land Cruiser, Land Cruiser FJ akan menambah pilihan bagi konsumen di segmen SUV Toyota. Namun, keputusan pembelian baru dapat berlanjut setelah Toyota menyelesaikan finalisasi harga, pengadaan, serta ketersediaan kendaraan.





