Jakarta – Sebuah video call diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kepada keluarga Willi Mbuik viral di media sosial. Dalam video tersebut, ayah dari Willi mempertanyakan alasan putrinya ditembak oleh anggota KKB, namun sang pelaku hanya terlihat tersenyum.
Willi Mbuik sendiri merupakan salah satu dari tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tewas ditembak oleh KKB. Kejadian tersebut terjadi di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September 2026.
Ayah dari Willi tampak mengucapkan pesan bahwa orang akan mencari sang pelaku dan akan mendapatkan balasan atas perbuatannya di Surga. Ayah Willi juga bertanya alasan mengapa putrinya harus dibunuh atau ditembak.
Jenazah Willi sendiri telah diberangkatkan dari Kabupaten Jayawijaya menuju Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan tiba di Bandara El Tari Kupang. Janazah tersebut kemudian dibawa menggunakan kapal feri menuju Rote dan dijadwalkan akan dimakamkan oleh keluarga di Rote Ndao pada Minggu, 13 September 2026.
Insiden penembakan ini juga menuai keprihatinan dari berbagai pihak termasuk Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh. Dia mendesak pemerintah untuk menyusun roadmap dalam upaya memberantas KKB, terutama setelah tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas dalam insiden tersebut.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan institusi terkait untuk menangani kekerasan yang terjadi di daerah Papua Pegunungan. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Sumber: Lihat sumber berita





