Mata Kering: Kenali Penyebab dan Cara Menjaganya
Jakarta – Keluhan mata kering sering dialami oleh banyak orang, terutama bagi yang sering menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama. Mata kering terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata yang dihasilkan tidak mampu menjaga mata tetap lembap. Selain itu, udara kering, paparan angin, lensa kontak, obat tertentu, kondisi kesehatan tertentu, dan gaya hidup juga dapat menjadi penyebab mata kering.
Menatap layar dalam waktu lama dapat mengurangi frekuensi berkedip, yang pada akhirnya membuat mata terasa kering dan perih. Aturan 20-20-20 dapat membantu mengurangi risiko mata kering, yaitu setiap 20 menit mengalihkan pandangan ke benda yang berjarak sekitar 20 kaki selama 20 detik.
Udara kering dan paparan angin juga dapat mempercepat penguapan air mata, sehingga hindari paparan langsung hembusan AC atau kipas ke arah mata. Sedangkan penggunaan lensa kontak, jangan lupa untuk menjaga kebersihan lensa dan mematuhi petunjuk penggunaannya.
Beberapa obat tertentu, kondisi kesehatan seperti diabetes atau gangguan tiroid, serta gaya hidup juga bisa meningkatkan risiko mata kering. Tanda-tanda mata kering antara lain rasa terbakar, mata terasa kering, kemerahan, sensitif terhadap cahaya, atau penglihatan buram.
Untuk menjaga kesehatan mata, berikan jeda saat menatap layar, hindari udara kering, asap rokok, debu, dan angin kencang. Pastikan untuk cukup minum dan tidur, serta perhatikan asupan makanan sehat. Jika memerlukan obat tetes mata, konsultasikan dengan dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Jika keluhan mata kering semakin memburuk dan menyebabkan nyeri hebat, perubahan penglihatan, atau penglihatan buram yang mengganggu, segera cari pertolongan medis. Menjaga kesehatan mata seharusnya dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Jangan mengabaikan keluhan mata kering, karena mata merupakan bagian penting dalam aktivitas sehari-hari. Jadi, berikanlah perhatian yang tepat pada mata Anda.
Sumber: Lihat sumber berita





