Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
Pemerintah Sumatera Utara (Sumut) di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution telah memastikan penanganan banjir di kawasan Jalan Letda Sujono, Kota Medan, akan segera dianggarkan dan mulai dikerjakan pada awal tahun 2027. Program ini akan melibatkan Pemerintah Kota Medan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumut.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Bobby Nasution saat melakukan peninjauan di kawasan yang kerap tergenang saat hujan deras. Dalam kunjungan tersebut, Bobby berdiskusi dengan Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap dan pihak Balai Jalan Kementerian PU untuk membahas langkah-langkah penanganan banjir secara komprehensif.
Bobby menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi Jalan Letda Sujono sebagai salah satu akses utama ke Kota Medan. Oleh karena itu, diperlukan pembagian tugas yang jelas serta penanganan terpadu untuk segera mengatasi masalah banjir di area tersebut.
“Pemko Medan telah melakukan proses pembebasan lahan milik warga pada tahun ini untuk pembangunan kolam retensi. Langkah ini diharapkan akan mempercepat proses pembangunan sehingga pengerjaannya dapat dimulai tepat pada awal 2027,” ungkap Gubernur Bobby Nasution.
Selain Jalan Letda Sujono, Bobby juga menyoroti persoalan banjir di kawasan Kecamatan Medan Johor, terutama Jalan Eka Warni. Penanganan kawasan tersebut akan melibatkan kerja sama antara Pemprov Sumut dan Pemko Medan dalam membangun infrastruktur yang dibutuhkan.
Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap pun menyambut baik perhatian yang diberikan Gubernur Sumut terhadap masalah banjir di wilayah tersebut. Pemko Medan telah menyiapkan langkah pembebasan lahan yang diperlukan untuk pembangunan kolam retensi sesuai arahan dari Gubernur Bobby Nasution.
Dengan adanya komitmen dan langkah konkret dari pemerintah, diharapkan penanganan banjir di Jalan Letda Sujono dan kawasan lainnya di Kota Medan dapat segera terealisasi untuk kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Tindakan preventif yang dilakukan diharapkan dapat mengurangi dampak banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga.
Sumber: Lihat sumber berita





