Kronologi Kecelakaan Beruntun yang Tewaskan Satu Keluarga di Kembangan Jakbar
Jakarta – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu sore, 5 September 2026, menewaskan satu keluarga dan melukai empat orang lainnya. Menyedihkan, kecelakaan yang mengakibatkan tiga korban tewas ini dimulai saat minibus BYD berpelat B 2703 BNA dikemudikan Karsono mengalami tabrakan dengan minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH yang dikemudikan oleh Hadi Wibawa.
Tabrakan tersebut bukan berhenti sampai di situ, karena kendaraan Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam Toyota Fortuner bernomor polisi L 1021 BAD. Akibatnya, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali dan oleng ke kanan, menyebabkan bagian samping kiri mobil terhantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD yang dikendarai oleh Andi Prasetyo.
Dampak dari kecelakaan beruntun ini sangat fatal, merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor. Andi Prasetyo, Yeni Sumarti, dan seorang anak bernama Zeline Zakeisha tidak berhasil selamat dan meninggal dunia akibat luka parah pada bagian kepala. Jenazah mereka dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk proses lebih lanjut.
Selain tiga korban jiwa tersebut, empat orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Pengemudi minibus BYD Karsono dirawat di RSUD Cengkareng karena luka di bagian dada, sementara tiga penumpang kendaraan roda empat, yaitu Seruniwati Suganda, Handoko Argawa, dan Yessy Lestiany, mengalami luka pada bagian kepala dan leher, dan kini sedang menjalani perawatan medis di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan yang merenggut satu keluarga ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian. Mereka masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti, keterangan saksi, dan proses penyidikan lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (Ant)
Jadi, dari kecelakaan beruntun yang terjadi di Kembangan Jakbar ini, satu keluarga harus merelakan nyawa anggotanya akibat kecelakaan yang mungkin bisa dihindari. Semoga kecelakaan serupa dapat diantisipasi agar keselamatan bersama lebih terjamin di jalan raya.
Sumber: Lihat sumber berita





