Dugaan Penemuan Mayat di Gardu Listrik LRT Pancoran Terungkap
Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru terkait penemuan mayat tanpa identitas alias Mr. X di gardu listrik yang terletak di Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. Hingga saat ini, polisi belum bisa mengidentifikasi mayat tersebut karena sidik jari dan wajah korban tidak dapat dikenali.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menyatakan bahwa identitas mayat tersebut masih misterius. Hal ini dikarenakan sidik jari dan wajah korban tidak dapat diidentifikasi. “Terkait temuan mayat di dalam gardu listrik ya. Jadi hingga saat ini belum diketahui identitas si mayat itu. Karena sidik jarinya tidak kebaca. Kemudian wajahnya tidak dikenali, sampai saat ini belum diketahui,” ujar Joko kepada wartawan.
Lebih lanjut, Joko mengungkapkan bahwa mayat tersebut diduga merupakan pelaku pencurian. Pasalnya, korban bukan petugas PLN dan polisi menemukan barang bukti seperti gergaji dan karung. “Itu diduga, yang bersangkutan diduga akan melakukan pencurian, karena apa? Karena yang bersangkutan itu bukan petugas PLN dan ditemukan di dalam gardu. Kemudian barang yang dibawa gergaji sama karung itu,” jelas Joko.
Hingga saat ini, polisi juga belum menerima laporan kehilangan mengenai identitas korban. Tim masih terus bekerja untuk mengungkap identitas mayat tersebut. “Sampai saat ini belum ada keluarga yang datang ke Polsek atau Polres untuk mencari, mungkin orang hilang atau apa belum ada sampai saat ini,” tambah Joko.
Sebelumnya, mayat tanpa identitas alias Mr. X ditemukan di gardu listrik Stasiun LRT Pancoran pada Selasa, 1 September 2026. Menurut Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto, mayat tersebut diduga tewas akibat tersengat listrik tegangan tinggi. Korban diduga masuk ke gardu listrik untuk mencuri kabel listrik dan tersengat listrik tegangan tinggi.
Demikianlah perkembangan terkait dugaan penemuan mayat di gardu listrik LRT Pancoran. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas mayat tersebut dan motif di balik peristiwa tersebut. Semoga kasus ini segera terungkap dan membawa keadilan bagi korban.
Sumber: Lihat sumber berita





