Seorang pemuda di Cengkareng menjadi korban pembacokan di kawasan Kapuk, Jakarta Barat, pada Kamis dini hari. Kejadian ini bermula saat korban bersama dua rekannya, Fajar dan Samuel, hendak pulang usai berkumpul di kawasan Pasar Rakyat Cengkareng. Mereka melintas di area Pasar Dangdut, Kapuk, dan berpapasan dengan pelaku yang tak sengaja terjatuh dari kendaraannya.
Pelaku yang merasa malu atau kesal kemudian memukuli korban. Ketiganya berusaha melarikan diri namun dikejar oleh pelaku beserta teman-temannya dengan membawa senjata tajam. Axel, salah satu dari ketiga pemuda tersebut, akhirnya tertinggal dan menjadi sasaran pembacokan.
Axel saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng untuk persiapan tindakan operasi akibat luka berat yang dialaminya. Menurut Sekretaris RW 16 Kapuk, kejadian serupa telah terjadi dua kali dalam beberapa bulan terakhir di wilayah tersebut.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Rahis Fadillah, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini yang diduga bermula dari kesalahpahaman di lokasi kejadian. Saat ini, pihak kepolisian masih memeriksa saksi untuk mengungkap lebih lanjut kronologis peristiwa tersebut.
Kejadian ini menjadi perhatian publik karena keributan dan aksi penganiayaan di jalanan sudah melibatkan senjata tajam, meningkatkan kekhawatiran akan keamanan di lingkungan tersebut. Para pemuda di Cengkareng diimbau untuk tetap waspada dan menjaga keamanan pribadi di tengah maraknya insiden kekerasan seperti ini.
Sebagai warga Jakarta, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Semoga kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Semoga Axel dan keluarganya mendapatkan keadilan dan pemulihan yang cepat dari kejadian tragis ini.
Sumber: Lihat sumber berita





