Optimisme Penjualan Mobil Indonesia
Penjualan mobil Indonesia pada tahun 2026 diprediksi akan kembali membaik setelah mengalami pertumbuhan positif dalam beberapa bulan terakhir. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyampaikan optimisme ini dalam pembukaan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS Surabaya 2026.
Pertumbuhan Penjualan Mobil
Data pemerintah menunjukkan peningkatan penjualan mobil pada semester pertama tahun 2026. Penjualan secara wholesale mencapai sekitar 517 ribu unit, meningkat 18,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penjualan retail mencapai sekitar 511 ribu unit atau naik 12,3 persen.
Pada bulan Juli, penjualan wholesale mencapai sekitar 81 ribu unit, naik 4,5 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini memberikan harapan kepada pemerintah untuk melebihi target penjualan mobil domestik di atas 850 ribu unit hingga akhir tahun.
Kendaraan Listrik Mendukung Pertumbuhan
Pertumbuhan kendaraan listrik berbasis baterai juga ikut mendukung optimisme penjualan mobil Indonesia. Penjualan mobil listrik tumbuh 88,6 persen dan mobil hybrid mengalami kenaikan 43,6 persen hingga Juli 2026 dibandingkan periode sebelumnya.
Pameran otomotif seperti GIIAS Surabaya 2026 diharapkan dapat mendorong transaksi dan memberikan konsumen lebih banyak pilihan kendaraan. Jawa Timur, sebagai pasar otomotif terbesar ketiga di Indonesia, diharapkan ikut berperan dalam mencapai target penjualan mobil di atas 850 ribu unit.
Dengan optimisme dan pertumbuhan positif dalam penjualan mobil, industri otomotif Indonesia mengalami perkembangan yang positif. Harapan dari pelaku industri dan pemerintah adalah agar tren ini dapat terus berlanjut menuju angka hampir satu juta unit penjualan mobil per tahun, yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan industri otomotif Tanah Air.





