Jakarta – Misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan tak bernyawa di depan klinik kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih terus menjadi sorotan. Polda Metro Jaya terus mendalami kasus ini dengan serius.
27 saksi telah diperiksa namun belum ada tersangka yang dapat dipastikan terkait dengan kematian Sutrimo. Penyidik saat ini tengah menanti hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap sampel jasad Sutrimo. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk penting dalam mengetahui penyebab sebenarnya dari kematiannya.
Kombes Polisi Budi Hermanto selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya menyatakan bahwa hasil pemeriksaan dari dokter forensik diperkirakan akan diterima dalam pekan ini. Meskipun begitu, hari dan tanggal pasti penerimaan hasil tersebut masih dalam tahap koordinasi dengan tim dokter forensik.
Selama menunggu hasil laboratorium, polisi telah mengumpulkan keterangan dari puluhan saksi yang telah diperiksa. Budi menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis akan dijelaskan oleh dokter forensik yang memiliki keahlian di bidang tersebut.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa Jempol Kaki Kiri Sutrimo yang diduga Karumga Febrie Adriansyah dikabarkan hilang. Tim forensik mengungkap temuan ini setelah melakukan proses bongkar makam.
Kubu mantan Jampidsus Febrie Adriansyah juga memberikan klarifikasi terkait posisi Sutrimo sebelum kematiannya. Firman Wijaya, pengacara Febrie, menyatakan bahwa Sutrimo bukanlah Kepala Rumah Tangga Febrie, melainkan orang yang dipekerjakan untuk menjaga bangunan Klinik Mordent. Firman juga menegaskan bahwa Sutrimo lebih banyak tinggal dan menjaga bangunan tersebut yang saat ini sudah kosong.
Keluarga Sutrimo sendiri telah melaporkan kasus kematian tersebut ke Polresta Banyumas pada tanggal 8 Agustus 2026. Setelah dilakukan gelar perkara antara Polresta Banyumas dan Polda Jateng, penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Kasus kematian Sutrimo masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Harapan semua pihak adalah agar hasil forensik yang akan segera diterima ini dapat membawa kejelasan mengenai penyebab sebenarnya dari kematian pria tersebut. Semoga kebenaran segera terungkap.
Sumber: Lihat sumber berita





