Kaltim Masih Panas, BMKG Ingatkan El Nino Menguat dan Puncak Kekeringan September-Oktober
Jakarta – Cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) masih didominasi kondisi panas dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan menyebut kondisi tersebut terjadi di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.
Meski demikian, BMKG masih melihat adanya peluang hujan ringan di sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim. Hujan diperkirakan turun pada waktu dan wilayah tertentu, sehingga kondisi cuaca tidak sepenuhnya kering.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Huda Abshor Mukhsinin, mengatakan kondisi panas saat ini berkaitan dengan musim kemarau dan kondisi El Nino yang mulai menguat.
“Dominasi panas terjadi karena saat ini memang masih musim kemarau. Bahkan, saat ini Provinsi Kaltim menuju El Nino fase kuat dengan tingkat kekeringan tinggi,” ujar Huda di Balikpapan, Senin, 24 Agustus 2026.
Di tengah dominasi cuaca panas, hujan ringan masih terjadi maupun diperkirakan turun di sejumlah wilayah Kaltim. Hujan ringan tercatat terjadi pada pagi hari di Samarinda dan Balikpapan. Sementara itu, BMKG juga memprakirakan hujan ringan di beberapa wilayah lain dengan waktu yang berbeda.
Kondisi tersebut menunjukkan hujan masih berpotensi terjadi, meskipun secara umum cuaca Kaltim tetap lebih banyak dipengaruhi kondisi panas dan kering.
Huda menjelaskan kondisi panas di Kaltim saat ini juga dipengaruhi dominasi musim timur atau Monsun Australia. Pola tersebut membawa karakter udara yang lebih kering ke wilayah Kaltim. Namun, menurut BMKG, kondisi saat ini belum memasuki fase puncak sehingga masyarakat masih perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kering.
BMKG memperkirakan kondisi El Nino yang lebih kering akan mencapai puncaknya pada September hingga Oktober 2026. Pada periode tersebut, potensi peningkatan titik panas juga perlu diwaspadai. Kondisi yang lebih kering dapat membuat lahan dan vegetasi menjadi lebih mudah terbakar apabila terdapat sumber api.
Sebagai informasi tambahan, BMKG juga menyebut bahwa hujan ringan masih berpeluang turun di beberapa wilayah Kaltim, antara lain Berau, Bontang, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara, dan Mahakam Ulu pada waktu-waktu tertentu. Meskipun demikian, kondisi panas dan kering masih dominan di wilayah tersebut.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat Kaltim tetap waspada dan siap menghadapi dampak dari kondisi cuaca yang tengah berlangsung. Pengetahuan mengenai kondisi El Nino dan musim kemarau yang sedang meningkat dapat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi potensi kekeringan dan titik panas yang mungkin terjadi pada bulan-bulan mendatang.
Sumber: Lihat sumber berita





