Seorang perwira polisi terluka saat melakukan penggerebekan terhadap gudang pembuatan uang palsu di kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (21/8) malam di mana Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Yulianto Timang, mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berusaha mengamankan lokasi.
Meskipun mengalami cedera, Kompol Yulianto tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugasnya. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Victor D. Mackbon, menyatakan bahwa insiden tersebut tidak menghentikan operasi penindakan hingga seluruh area terkendali dan empat terduga pelaku berhasil diamankan.
Dari gudang yang digerebek, petugas berhasil menyita sekitar 360.000 lembar kertas menyerupai uang pecahan Rp100.000 beserta berbagai peralatan produksi seperti mesin cetak, mesin potong, printer, laptop, dan berbagai perlengkapan lainnya. Victor juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku yang berhasil ditangkap.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi menggunakan uang tunai. Jika menemukan indikasi peredaran atau aktivitas pembuatan uang palsu di sekitar lingkungan mereka, masyarakat diminta untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.
Penyidikan akan terus dilakukan untuk menindaklanjuti kasus ini berdasarkan fakta penyidikan dan barang bukti yang ditemukan. Polda Metro Jaya akan terus berupaya membongkar jaringan peredaran uang palsu serta menelusuri asal-usul pasokan bahan baku produksi. Semua pihak yang terbukti terlibat diharapkan akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Sumber: Lihat sumber berita





