Google Doodle: Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan Tenun
Jakarta, CNN Indonesia — Google memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia dengan cara unik. Pada Senin (17/8), mesin pencari tersebut merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan menampilkan logo khusus atau Google Doodle bertema tenun.
Google Doodle Bertema Tenun untuk HUT ke-81 RI
Alih-alih menggambarkan upacara, bendera, atau perlombaan khas 17 Agustus, Google mengubah logonya menjadi bentangan kain tenun berwarna merah, putih, dan keemasan. Ketika halaman utama Google dibuka, deretan huruf ‘Google’ tampak menyatu dengan pola kain yang seolah sedang terbentang di atas alat tenun.
Doodle tersebut bukan sekadar perubahan tampilan logo. Google memilih seni tenun sebagai medium untuk menyoroti kekayaan budaya Indonesia bertepatan dengan peringatan kemerdekaan.
Karya Tenun Sebagai Representasi Kekayaan Budaya Indonesia
Dalam laman resmi Google Doodles, karya yang diluncurkan pada 17 Agustus 2026 itu disebut dibuat untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Ilustrasi tersebut digarap oleh seniman Anindya Anugrah.
Google menempatkan karya tersebut dalam kategori National Days/Independence Days. Tenun dipilih untuk merepresentasikan seni tekstil tradisional yang berkaitan erat dengan sejarah, warisan, dan identitas budaya Indonesia.
Pemilihan tenun membuat perayaan kemerdekaan tahun ini tampil berbeda. Google menyoroti keberagaman tenun tradisional Indonesia sebagai simbol keberagaman bangsa.
Tenun merupakan representasi yang lebih luas mengenai kekayaan tekstil tradisional Indonesia. Dengan warna dan motif khas, tenun mencerminkan kekayaan tradisi dan budaya Indonesia.
Google ruitn mengganti tampilan logonya untuk memperingati berbagai hari besar, tokoh, peristiwa, budaya, dan pencapaian di berbagai negara. Karya-karya khusus tersebut dikenal sebagai Google Doodle.
Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia melalui Google Doodle memberikan tribut kepada budaya tekstil Indonesia, menjadikan kain tenun sebagai simbol keberagaman dan kekayaan budaya bangsa.





