Presiden China Serukan Penguatan Dalam Menghadapi Bencana Alam
Presiden China Xi Jinping mengeluarkan seruan untuk meningkatkan kemampuan dalam mencegah, memitigasi, dan merespons bencana alam setelah negara tersebut dilanda banjir dan longsor mematikan sepanjang musim panas ini. Pernyataan tersebut merupakan hasil pidato Xi dalam sesi belajar Politbiro yang diterbitkan di jurnal Qiushi.
Seruan Xi Jinping dalam Menghadapi Bencana
Xi Jinping menyatakan kepeduliannya terhadap meningkatnya kejadian cuaca ekstrem dan bencana alam seperti banjir, topan, dan longsor akibat pemanasan global. Hal ini memberikan dampak yang signifikan dan merusak. Oleh karena itu, Xi Jinping menekankan pentingnya perubahan dari pencegahan sebelum terjadinya bencana, pemantauan yang lebih baik, serta peningkatan infrastruktur pengendalian banjir dan drainase di China.
Serangkaian Bencana Alam di China
China mengalami serangkaian bencana alam, termasuk topan terkuat tahun ini dan longsor yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan. Peningkatan kejadian cuaca destruktif dikaitkan dengan perubahan iklim, dan beberapa wilayah di China terkena dampaknya. Xi Jinping menegaskan pentingnya meningkatkan kapasitas pencegahan dan respons terhadap bencana untuk melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas sosial.
China juga akan memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan, drone, dan penginderaan berbasis satelit dalam upaya penyelamatan dan penanganan bencana. Ini sejalan dengan visi Xi Jinping untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi bencana alam demi menjaga keamanan ekonomi, energi, pangan, dan stabilitas sosial di negara tersebut.
Dengan serangkaian bencana alam yang melanda China, upaya penguatan dalam menghadapi bencana alam menjadi prioritas yang harus ditingkatkan dengan segera.





