Kriminal Sepekan: Senjata di Sekolah dan Kasus Mutilasi
Jakarta – Berbagai berita kriminal selama seminggu terakhir masih menjadi sorotan, mulai dari kasus temuan senjata di sekolah, kasus mutilasi, hingga kasus penganiayaan terhadap artis Sali Irsalina. Simak rangkumannya di bawah ini:
Penemuan Senjata di Sekolah Tanpa Keterkaitan Ekskul Menembak
Kepolisian menegaskan bahwa tidak ada ekskul menembak di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi penemuan sebanyak 995 pucuk senjata api, VCD porno, dan narkoba. Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo. Menurutnya, tidak ada kaitan ekskul dengan temuan senjata tersebut.
Dugaan Hubungan Sesama Jenis Dalam Kasus Mutilasi di Depok
Polda Metro Jaya sedang mendalami dugaan adanya hubungan sesama jenis antara tersangka SA alias Saepullah dengan korban dalam kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap pria bernama Kunaefi (51) di Kota Depok. Kanit 1 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan bahwa pendalaman informasi dilakukan berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan analisis terhadap telepon seluler tersangka.
Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Tanggal 18-19 Agustus
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana dua gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, pada tanggal 18-19 Agustus 2026. Sidang ini akan dipimpin oleh Hakim Tunggal Richard Edwin Basoeki.
Polisi masih terus menyelidiki kasus penganiayaan terhadap artis sinetron Sali Irsalina (36) yang dilakukan oleh kekasihnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.





