Pentingnya Literasi Keuangan dalam Membeli Mobil Baru di Pameran Otomotif
Tangerang Selatan, VIVA – Pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) seringkali menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil baru. Berbagai promo, diskon, dan opsi pembiayaan yang ditawarkan memang menarik, namun keputusan pembelian tetap harus bijak sesuai dengan kondisi keuangan.
Talkshow Literasi Keuangan di GIIAS 2026
Dalam upaya meningkatkan pemahaman akan pentingnya mengelola keuangan sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan pembiayaan, PT Toyota Astra Financial Services (TAF) bekerja sama dengan Direktorat Literasi dan Edukasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan talkshow literasi keuangan di GIIAS 2026. Direktur TAF, Ezar Kumendong, menegaskan bahwa literasi keuangan adalah dasar dari pembiayaan yang sehat. Memahami produk keuangan dan kondisi finansial secara menyeluruh akan membantu masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat.
Perilaku Keuangan yang Harus Diwaspadai
OJK memberikan peringatan mengenai perilaku keuangan yang dapat memengaruhi keputusan pembelian masyarakat saat berbelanja di pameran otomotif. Salah satunya adalah FOMO (Fear of Missing Out), di mana rasa takut ketinggalan tren seringkali mendorong seseorang untuk membeli hanya karena orang lain juga melakukannya. Selain itu, FOPO (Fear of Other People’s Opinion) dan YOLO (You Only Live Once) juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai, karena dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih kendaraan berdasarkan gengsi atau keinginan sesaat tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan jangka panjang.
OJK menyarankan agar masyarakat tidak terjebak dengan promosi maupun tren yang hanya berlaku sesaat. Sebelum membeli mobil baru, penting untuk menetapkan prioritas kebutuhan, mempertimbangkan kemampuan membayar cicilan, dan menyiapkan dana darurat sebagai langkah menjaga kesehatan keuangan pribadi.





