Penanganan Sampah di Pangandaran: Kunci Keberlanjutan Destinasi Wisata
Destinasi wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, terus menjadi pilihan favorit para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan mereka. Namun, persoalan sampah yang menumpuk di sekitar kawasan pantai menjadi ancaman serius yang perlu segera ditangani.
DPRD Pangandaran Dorong Rencana Induk Pengelolaan Sampah
Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, menyoroti urgensi penanganan masalah sampah di Pangandaran. Menurutnya, tidak hanya masalah penanganan saat sampah sudah menumpuk, tetapi juga langkah-langkah pencegahan sejak dini.
Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS). DPRD Pangandaran mendorong alokasi anggaran yang cukup untuk menangani permasalahan sampah secara komprehensif dari sumbernya hingga pengelolaan akhir.
Upaya Konkret Penanganan Sampah di Pangandaran
Pemerintah daerah perlu membekali diri dengan infrastruktur dan fasilitas modern, seperti kapal pembersih sampah dan beach clean machine. Hal ini akan membantu menjaga kebersihan pantai Pangandaran yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Selain itu, kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata air juga diperlukan untuk menyediakan tempat sampah di kapal-kapal wisata guna mencegah perilaku membuang sampah sembarangan ke laut.
Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi dan Lingkungan
Asep Noordin menekankan pentingnya perbaikan sistem pengelolaan sampah di tengah masyarakat. Proses pemilahan sampah yang teredukasi harus diterapkan sejak tingkat desa guna mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Contoh sukses Kabupaten Banyumas dalam mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kerajinan atau Refuse Derived Fuel (RDF), bisa menjadi inspirasi bagi Pangandaran untuk mengelola sampah dengan lebih efisien.
Pengelolaan ketiga TPA utama di Pangandaran harus dilakukan dengan serius dan ketat guna menghindari dampak negatif bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan di masa mendatang.
Dengan pendekatan yang komprehensif dari sumber hingga pengelolaan akhir, diharapkan Pangandaran dapat tetap menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan dan menarik bagi pengunjung.





