3 Kesalahan Fatal Pengendara Motor yang Sering Sebabkan Kecelakaan

by -49 Views

Seruan Kepada Pengendara: Disiplin Berkendara untuk Keselamatan Bersama

Pada tanggal 28 Juli 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali mengingatkan masyarakat Indonesia tentang pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Meski kecelakaan yang melibatkan sepeda motor masih dominan, banyak faktor yang menyebabkannya berasal dari kebiasaan sepele pengendara di jalan raya.

Kebiasaan Berisiko Tinggi

Menjaga jarak dengan kendaraan di depan, menghindari area blind spot kendaraan besar, dan memberikan isyarat sebelum berpindah jalur atau berbelok, merupakan tiga kebiasaan berpotensi memicu kecelakaan. Banyak kejadian seperti itu terjadi tanpa disadari namun membawa risiko besar bagi pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Pengendara motor yang terlalu dekat dengan kendaraan besar seperti mobil, seringkali tidak memiliki ruang yang cukup untuk mengerem ketika kendaraan di depannya berhenti mendadak.

Berkendara di area blind spot kendaraan besar seperti truk dan bus juga menjadi faktor risiko. Peosisi di blind spot membuat pengendara motor tidak terlihat oleh sopir, sehingga risiko kecelakaan saat kendaraan berbelok atau berpindah jalur meningkat.

Tak kalah berbahaya adalah ketika pengendara motor menyalip dari sisi kiri truk atau berhenti terlalu dekat di belakangnya. Tidak melihat kaca spion truk dapat membuat pengendara rentan terkena kecelakaan.

Ketegasan dalam Aturan Berkendara

Korlantas Polri sendiri menekankan pentingnya menjaga jarak aman, menghindari blind spot kendaraan besar, dan selalu memberikan isyarat sebelum berpindah jalur atau berbelok. Langkah-langkah sederhana ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.

Source link