Polisi Dalami Barang Bukti Kematian Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru
Polisi masih dalam proses penyelidikan terkait kematian seorang pria bernama Sutrimo di klinik Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak menemukan adanya racun seperti yang dikhawatirkan sebelumnya.
Hasil Olah TKP Menunjukkan Fakta Penting
Menurut Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha, tim forensik menegaskan bahwa tidak ada temuan racun di lokasi kejadian. Seluruh barang bukti yang diamankan saat itu telah dibawa ke Puslabfor untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban.
Seperti yang diketahui, Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di halaman klinik Mordent, Kebayoran Baru. Polisi mulai melakukan olah TKP pada pukul 13.11 WIB dan menyelesaikannya pada pukul 14.13 WIB. Dari hasil olah TKP tersebut, terlihat sejumlah barang bukti yang dibawa tim forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan Lebih Lanjut untuk Ungkap Fakta Baru
Meskipun hasil olah TKP telah selesai, namun polisi masih terus mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui kronologi pasti kejadian dan penyebab kematian Sutrimo. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan bertanggung jawab dalam menyelidiki kasus ini.
Sejumlah media juga turut menanti kabar terbaru terkait hasil penyelidikan polisi terhadap kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Informasi lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan tersebut rencananya akan disampaikan oleh pihak Humas Polda Metro Jaya atau pimpinan penyidik setelah semua fakta terungkap secara jelas.





