Ferrari Testarossa Baru: Varian Terbaru Meluncur di Indonesia

by -65 Views

Ferrari Kenalkan Testarossa 849: Awal Era Baru Mobil Sport Hybrid

Pada Senin, 20 Juli 2026, Ferrari secara resmi memperkenalkan Testarossa 849 ke pasar otomotif Indonesia. Model ini diluncurkan setelah sebelumnya diperkenalkan secara internasional dan global. Kehadiran Testarossa menandai berakhirnya era SF90 Stradale, mobil sport hybrid plug-in bermesin V8 dari Ferrari.

Testarossa: Nama Legendaris yang Dihidupkan Kembali

Nama Testarossa sendiri sudah dikenal luas di dunia otomotif. Ferrari sebelumnya pernah menggunakan nama ini untuk mobil sport legendaris pada era 1980-an, bahkan akarnya sudah muncul sejak 500 TR pada tahun 1956. Kini, Ferrari menghidupkan kembali nama ini untuk supercar modern.

Dilansir dari VIVA Otomotif, Testarossa 849 mengusung mesin V8 twin-turbo yang dipadukan dengan tiga motor listrik dalam sistem plug-in hybrid. Dengan kombinasi ini, mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 1.050 daya kuda, mengalami peningkatan sekitar 50 daya kuda dibandingkan dengan model sebelumnya.

Perpaduan Performa dan Kenyamanan

Ferrari tidak hanya meningkatkan performa Testarossa, namun juga fokus pada kenyamanan berkendara, pengendalian, dan efisiensi sistem hybrid. Desainnya memiliki karakter yang berbeda dari pendahulunya, terinspirasi dari mobil balap Ferrari era 1970-an dengan elemen aerodinamika yang dirancang untuk meningkatkan gaya tekanan ke bawah.

Pabrikan asal Maranello juga melakukan pembaruan pada kabin, menghadirkan pendekatan ergonomis dengan penggunaan tombol mekanis di setir, termasuk tombol starter khas Ferrari. Meski menekankan performa, Ferrari tetap memperhatikan keselamatan dengan berbagai fitur bantuan pengemudi yang disematkan pada Testarossa.

Ferrari juga mulai memperhatikan aspek keberlanjutan dengan menggunakan aluminium daur ulang pada beberapa komponen utama mesin, seperti blok silinder, kepala silinder, dan bak oli. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi jejak emisi karbon dalam proses produksi.

Sumber: VIVA

Source link