Selly Andriany Gantina: Perbandingan Pendidikan antara Kemenag dengan Lembaga Lain Bak Bumi dan Langit
Pada hari Rabu, 1 Juli 2026, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, mengomentari perbandingan pendidikan antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebagai perbandingan bumi dan langit.
Menurut Gantina, terdapat perbedaan yang signifikan antara Kemenag dengan lembaga lain terkait target Dana Bantuan Pendidikan (PIP). Sementara PIP Kemendikdasmen mencapai 20,8 juta, PIP Kemenag hanya 2 juta. Hal ini jelas menunjukkan perbedaan yang sangat besar.
Perbandingan KIP, Insentif Pengajar, dan Nasib Pengajar
Gantina juga menyoroti perbedaan antara Program Indonesia Pintar (KIP) antara Kemenag dengan Kemendiktisaintek, insentif bagi pengajar, serta nasib para pengajar yang dinilai sangat berbeda. Termasuk juga masalah passing grade bagi sejumlah guru madrasah yang belum jelas penyelesaiannya, meskipun telah ada pernyataan tegas dari Pimpinan DPR terkait hal ini.
Fraksi PDI Perjuangan akan mengawal kasus ini dengan membahas kuota PIP dan KIP di Kemenag sekaligus mendorong insentif bagi tenaga pengajar guna meningkatkan kesejahteraan para guru. Mereka berharap agar pendidikan di Kemenag tidak terpinggirkan dan memastikan keadilan bagi semua pihak tercapai.
Masalah pendidikan di Kemenag, bersama dengan perubahan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang digodok, diharapkan dapat memberikan perubahan regulasi yang lebih menguntungkan bagi para guru dan tenaga pengajar di lingkungan Kemenag.





