Polda Metro Jaya Tangkap Empat Tersangka Sindikat Judi Daring

by -61 Views

Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap Sindikat Judi Online Internasional

Pada Selasa, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengumumkan keberhasilan mereka dalam membongkar sindikat perjudian online internasional yang menggunakan situs “1XBET”. Dalam konferensi pers di Jakarta, Kasubdit IV Direktorat Siber Polda Metro Jaya AKBP Grawas Sugiharto menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari patroli siber pada 23 Mei 2026.

Empat Tersangka Ditangkap di Berbagai Wilayah

Setelah melakukan penyelidikan, tim Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat tersangka dari jaringan ini di wilayah berbeda pada 9 Juni 2026. Mereka terbagi dalam tiga klaster peran, yaitu pengepul rekening di Cianjur, operator dan admin situs di Banjarmasin, serta pengendali di luar negeri.

Dari klaster Banjarmasin, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka yang berperan sebagai koordinator admin. Mereka bertugas mengelola transaksi aliran dana judi melalui aplikasi pesan singkat, atas perintah seorang pengendali yang saat ini masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sementara dari klaster Cianjur, seorang tersangka ditangkap karena menjadi koordinator pemburu rekening nominee. Rekening tersebut digunakan untuk transaksi deposit dan penarikan tunai dalam operasi judi online. Dalam aksinya sejak April 2026, tersangka berhasil memproduksi lebih dari 500 rekening yang kemudian dikirim ke luar negeri.

Nilai Omzet Perjudian Online yang Mencapai Miliaran Rupiah

Menurut Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, sejak April 2026, omzet yang dihasilkan dari jaringan perjudian ini telah mencapai lebih dari Rp2 miliar. Polisi juga berhasil memblokir 75 rekening terkait dan menyita sejumlah barang bukti seperti gawai, laptop, dan buku tabungan.

Dalam penanganan kasus ini, para tersangka dijerat dengan beberapa pasal pidana terkait perjudian online, termasuk Tindak Pidana Pencucian Uang. Mereka berisiko mendapatkan hukuman penjara dengan rentang waktu yang bervariasi.

Source link