Amerika Serikat Kembali Serang Iran: Berita Terbaru
Pada Minggu, 28 Juni 2026, Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran. Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi bahwa pasukan Negeri Paman Sam menyerang sejumlah target strategis sebagai respons atas dugaan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh Iran.
Target Serangan Pasukan AS
Trump menyatakan serangan tersebut menyasar fasilitas militer yang berkaitan dengan sistem pertahanan dan persenjataan Iran. Pesawat Amerika Serikat menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta lokasi radar pantai sebagai bagian dari operasi militer tersebut.
Tiga Wilayah Strategis di Iran Menjadi Sasaran
Sebelum Trump mengumumkan serangan tersebut, sejumlah media Iran telah melaporkan adanya serangan di beberapa wilayah strategis di bagian selatan negara tersebut. Wilayah-wilayah seperti Pulau Qeshm, wilayah dekat Kota Sirik, dan sekitar Kota Pelabuhan Bandar-e Lengeh menjadi sasaran dari serangan tersebut.
Ketiga lokasi tersebut berada di kawasan selatan Iran yang strategis, berdekatan dengan jalur pelayaran penting di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Respons dari Amerika Serikat
Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) juga mengonfirmasi telah melakukan serangan terhadap sejumlah target di Iran sebagai respons atas serangan yang diduga dilakukan Iran terhadap sebuah kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz.
Trump juga mengancam untuk melakukan operasi militer yang lebih luas apabila situasi terus memburuk, menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mengambil langkah lebih tegas jika konflik terus mengalami eskalasi.





