Masyarakat Beralih ke Motor Listrik
Jakarta, VIVA – Kenaikan harga bahan bakar dan biaya perawatan kendaraan membuat sebagian masyarakat mulai tertarik dengan motor listrik sebagai alternatif transportasi sehari-hari. Tidak hanya karena biaya operasional yang lebih rendah, namun juga karena ragam model kendaraan tanpa emisi ini semakin bervariasi.
Keuntungan Penggunaan Motor Listrik
Dibandingkan dengan motor bensin, motor listrik menawarkan biaya penggunaan yang lebih hemat. Pengguna hanya perlu mengisi daya baterai, sementara perawatan lebih sederhana tanpa perlu mengganti oli mesin, busi, atau filter udara.
Teknologi motor listrik juga terus berkembang pesat. Kini, banyak model mampu menempuh jarak lebih dari 100 kilometer dengan satu kali pengisian daya dan kecepatan maksimum mendekati 90 kilometer per jam, ideal untuk mobilitas sehari-hari di perkotaan.
Pameran Kendaraan Listrik
Harga beli masih menjadi pertimbangan utama bagi konsumen potensial. Oleh karena itu, pameran seperti Jakarta Fair Kemayoran 2026 menjadi ajang yang digunakan produsen untuk menawarkan potongan harga agar masyarakat lebih tertarik beralih ke kendaraan listrik.
Minat Masyarakat Terhadap Kendaraan Listrik
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), Andrew Mulyadi, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. Menurutnya, pameran menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan teknologi tersebut kepada calon konsumen.
Salah satu model unggulan yang ditawarkan adalah E-Motor TX3000. Selama Jakarta Fair Kemayoran 2026, harga motor listrik tersebut dipasarkan dengan potongan harga signifikan, sehingga semakin terjangkau bagi masyarakat. Dengan spesifikasi motor listrik berdaya 3.000 watt dan kecepatan maksimum 90 km per jam, serta dua baterai lithium yang mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer, TX3000 menawarkan solusi ramah lingkungan dan efisien bagi kebutuhan mobilitas sehari-hari.





