Hukuman Fisik Calon Manajer Kopdes Merah Putih Saat Latihan Militer: Pembelajaran Berharga

by -47 Views

Calon Manajer Kopdes Merah Putih Dikenakan Sanksi Fisik Saat Latihan Militer

Peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi fisik. Hal ini diungkapkan oleh Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak, Letkol (Mar), Agus Mutaqin, di Markas Marinir Cilandak, Jakarta Timur, pada Kamis, 25 Juni 2026.

Apa Saja Bentuk Sanksi yang Diberikan?

Menurut Letkol Agus Mutaqin, peserta yang melanggar aturan seperti terlambat saat apel pagi akan dikenai hukuman berupa push up sebanyak 10 hingga 15 kali. Tujuan dari pemberian sanksi ini adalah untuk membentuk kedisiplinan serta meningkatkan kepatuhan peserta terhadap aturan yang berlaku selama menjalani pendidikan. Selain itu, peserta yang tidak mengikuti makan bersama juga dapat dikenai hukuman.

Sistem Reward dan Penghargaan bagi Peserta

Meskipun menerapkan hukuman fisik, Letkol Agus Mutaqin menegaskan bahwa bentuk sanksi yang diberikan tidak mengikuti standar pembinaan prajurit TNI. Pelatih akan menyesuaikan tingkat hukuman dengan kemampuan fisik masing-masing peserta. Di sisi lain, pihak pelatih juga memberikan penghargaan dan reward bagi peserta yang menunjukkan prestasi selama mengikuti pendidikan, dengan tujuan agar motivasi dan semangat peserta tetap terjaga.

Hingga saat ini, pelaksanaan latihan dasar kemiliteran bagi peserta SPPI calon manajer Kopdes Merah Putih berlangsung aman dan kondusif. Tetapi, calon manajer Kopdes harus tetap patuh dan disiplin agar dapat menyelesaikan program pelatihan dengan baik.

Source link