Nothing Batal Rilis HP Murah Akibat Krisis RAM Global
Pabrikan ponsel Nothing mengonfirmasi pembatalan perilisan produk terbaru untuk segmen HP murahnya dikarenakan kenaikan harga RAM global. Salah satu pendiri Nothing, Akis Evangelidis, menyatakan bahwa penerus CMF Phone 2 Pro tidak akan diluncurkan pada tahun 2026.
Evangelidis menjelaskan bahwa meskipun mereka sedang mengerjakan ponsel baru, namun dengan harga memori yang sedang tinggi, mereka tidak dapat menghasilkan ponsel yang bisa dianggap sebagai langkah maju yang sesungguhnya dengan harga yang wajar bagi CMF.
Alasan Pembatalan CMF Phone 2 Pro
Sebagai sub-merek yang fokus pada perangkat ekonomis, Nothing mengalami kesulitan akibat lonjakan harga komponen. Diketahui bahwa jika ponsel tersebut tetap dirilis, harga jualnya akan tidak masuk akal di kelasnya.
Menurut informasi dari PCMag, TrendForce memprediksi bahwa konsumen akan membayar 10 persen lebih mahal untuk smartphone pada tahun 2026 karena harga memori yang tinggi.
Evangelidis menegaskan bahwa meskipun pembatalan itu terjadi, Nothing masih memiliki banyak hal yang akan diumumkan dalam waktu dekat terkait sub-merek CMF-nya. Beliau juga menambahkan bahwa akan ada produk baru dan kategori yang benar-benar baru yang akan segera diumumkan.
Prediksi Krisis RAM Global hingga 2030
Krisis chip global tidak diperkirakan akan berakhir dalam waktu dekat. Chairmain SK Hynix, Chey Tae Won, menyatakan bahwa kelangkaan pasokan DRAM dapat berlangsung hingga 2028 bahkan mungkin sampai 2030. Hal ini jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya yang hanya dua tahun.
Analisis menunjukkan bahwa krisis pasokan memori ini akan mempengaruhi pasar ponsel cerdas. Hal ini membawa dampak besar bagi produsen ponsel seperti Nothing yang terpaksa membatalkan perilisan produk terbaru mereka.
Sekian berita terbaru terkait pembatalan rilis HP murah dari Nothing akibat krisis RAM global yang diperkirakan akan berlangsung hingga satu dekade ke depan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.





