Pemicu Banjir Surabaya di Musim Kemarau: Analisis BMKG

by -71 Views

Surabaya, CNN Indonesia – Musim kemarau di Jawa Timur sedang melanda, namun hujan deras justru menyapu Surabaya selama dua hari berturut-turut pada Senin (22/6) dan Selasa (23/6). Dampaknya, banjir melanda puluhan titik di Kota Pahlawan. BMKG Juanda telah mengkonfirmasi penyebabnya.

Penyebab Hujan Deras

Prakirawan BMKG Juanda, Bhilda Maulida, menjelaskan bahwa kondisi kemarau tidak menghalangi hujan turun. Bhilda menekankan bahwa suhu air laut di sekitar Selat Madura yang lebih hangat dari biasanya menjadi pemicu kelembapan atmosfer yang tinggi.

“Hujan lebat di Surabaya pagi ini disebabkan oleh suhu muka air laut di sekitar Selat Madura yang hangat, sehingga kondisi atmosfer di daerah tersebut cukup lembap,” kata Bhilda.

Faktor Penyebab Banjir

Berkaitan dengan hal tersebut, pola pergerakan angin di atas Surabaya turut memperparah situasi. BMKG Juanda mencatat pola konvergensi arah angin dari berbagai penjuru yang mengakibatkan pertumbuhan awan hujan dengan bantuan perlambatan kecepatan angin.

“Ada pola konvergensi atau pertemuan arah angin lokal dan perlambatan kecepatan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan,” ungkap Bhilda.

Meskipun prediksi BMKG memperkirakan hujan akan terus berlanjut beberapa hari ke depan, namun intensitasnya diperkirakan akan berkurang.

Cuaca Ekstrem di Surabaya

Banjir pertama terjadi di Surabaya pada Senin (22/6) subuh, membanjiri 17 titik dengan genangan tertinggi mencapai 50 sentimeter. Penanganan banjir sempat terhambat oleh pasang air laut yang menghambat pemompaan.

Pada Selasa (23/6) dini hari, hujan kembali turun dan merendam 16 titik di Surabaya dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter. Genangan air tersebar di sepuluh kecamatan, termasuk di sekitar fasilitas kesehatan daerah tersebut.

Selain banjir, empat pohon tumbang juga dilaporkan di Surabaya, dengan lokasi tersebar di beberapa jalan. Satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.

BPBD Surabaya telah berupaya menangani dampak cuaca ekstrem di kota ini. Petugas gabungan sudah menangani pohon tumbang dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Source link