Acara Kirab di Pura Mangkunegaran yang Dipenuhi Kontroversi
Pada Sabtu, 20 Juni 2026, acara kirab malam satu Suro di Pura Mangkunegaran Solo berlangsung khidmat namun terganggu dengan kontroversi.
Penggunaan Busana Kontroversial
Seorang pria yang diidentifikasi sebagai Rahadian M Saputra mencuri perhatian karena menghadiri acara itu dalam balutan kebaya, sebuah tindakan yang dianggap melecehkan budaya.
Reaksi Publik dan Klarifikasi
Unggahan foto Rahadian bersama seorang teman oleh seorang konten kreator memantik kemarahan netizen. Permintaan maaf akhirnya dilontarkan Rahadian melalui akun Instagramnya setelah menyadari kesalahannya.
Penegasan Panitia Acara
Ketua Panitia Penyelenggara acara tersebut, GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura, menegaskan bahwa tidak pernah ada izin khusus bagi peserta untuk mengenakan busana di luar ketentuan yang telah ditentukan.
Undangan acara tersebut jelas mencantumkan detail busana yang seharusnya dikenakan oleh peserta, dan pria diharapkan mengenakan busana adat Jawa dengan beskap hitam serta keris di bagian belakang.
Gusti Sura menegaskan bahwa seluruh peserta harus mematuhi panduan yang telah ditetapkan sebelum acara dilaksanakan.
Permintaan Maaf Rahadian M Saputra
Setelah kontroversi tersebar luas, Rahadian mengakui kesalahannya secara terbuka melalui video klarifikasi di akun Instagram pribadinya. Dia menyesali perbuatannya yang dianggap tidak menghormati budaya Jawa dan meminta maaf kepada keluarga Mangkunegaran dan semua pihak yang merasa terganggu.
Sumber: VIVA





