Kontroversi Hanania Travel Sejak 2023: Gali Lubang Tutup Lubang

by -64 Views

Penyelewengan Dana Umrah Hanania Group Telah Dimulai Sejak 2023

Polda Metro Jaya telah mengungkap fakta baru terkait PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Group. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, petualangan finansial yang merugikan para pelanggan sudah dimulai sejak tahun 2023.

Skema Keuangan Curang yang Digunakan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanudin, dalam kesempatan rapat bersama Komisi III DPR RI dan perwakilan korban Hanania Travel, mengungkapkan modus operandi Hanania Travel dalam mengatasi masalah keuangannya. Perusahaan tersebut sering menggunakan skema menggali lubang untuk menutupi lubang keuangan yang ada.

Iman menyebutkan bahwa sejak tahun 2023, PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Group telah menghadapi kesulitan dalam membayar tiket, akomodasi hotel, dan mutawif. Untuk menutupi kekurangan tersebut, Hanania Travel sering menggunakan dana dari jemaah yang baru mendaftar untuk kloter berikutnya. Hal ini menjadi awal dari dilema keuangan yang mereka hadapi.

Penyalahgunaan Dana Jemaah

Iman menjelaskan bahwa dana yang diterima dari jemaah sering kali tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya. Daripada digunakan untuk keperluan umrah seperti tiket pesawat dan penginapan, dana tersebut sering dipergunakan untuk kepentingan internal perusahaan seperti pembayaran gaji karyawan, promosi iklan, dan berbagai kewajiban lainnya. Hal ini telah menimbulkan skema keuangan yang merugikan banyak pihak.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional dengan inisial ASF telah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan dan/atau penggelapan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group. Jumlah korban yang dilaporkan mencapai ratusan orang dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Source link