MoraRepublic: Mengoperasikan SKKL Rising 8 untuk Mendukung Konektivitas Digital

by -64 Views

MoraRepublic Resmikan Pengoperasian SKKL Rising 8

Pada Rabu (17/6), PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) secara resmi meluncurkan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8 yang dibangun bersama PT Ketrosden Triasmitra Tbk. SKKL ini berfungsi sebagai salah satu jalur konektivitas digital Indonesia dengan panjang 1.128,5 kilometer yang menghubungkan Jakarta – Batam hingga Singapura.

Jaringan Konektivitas Berkualitas Tinggi

Rising 8 menggunakan teknologi repeatered system yang siap melayani kebutuhan operator telekomunikasi dan enterprise. Segmen pertama yang sudah beroperasi adalah Jakarta-Batam, sementara segmen Batam-Singapura akan menjadi proyek selanjutnya. Kedua perusahaan, MoraRepublic dan Triasmitra, berharap bahwa Rising 8 akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung konektivitas digital di Indonesia.

Fasilitas Utama Rising 8

Sistem komunikasi kabel bawah laut Rising 8 menggunakan kabel dari Prysmian Group yang telah terintegrasi dengan repeater berkualitas tinggi dengan kapasitas minimum 400 Tbps. Selain itu, titik pendaratan utama di Jakarta dilengkapi dengan fasilitas Cable Landing Station dan Data Center di Tanjung Pakis, sementara Nusantara Data Center (NDC) MoraRepublic berlokasi di Tanjung Bemban-Batam.

Direktur Utama dan CEO MoraRepublic, Timotius Max Sulaiman, menyatakan bahwa infrastruktur telekomunikasi yang kuat akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia serta percepatan akses digital yang merata di berbagai wilayah.

Manfaat dan Target Pasar

Rising 8 bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat Indonesia dengan menawarkan kapasitas yang besar untuk aktivitas sehari-hari seperti transaksi perbankan, belanja online, dan pembelajaran online. Target pasar sistem ini meliputi operator telekomunikasi, ISP, penyedia konten, perusahaan keuangan, penyedia cloud, dan operator data center.

Kehadiran Rising 8 diharapkan dapat memperkuat konektivitas internasional, mendorong pertumbuhan ekonomi digital, dan mendukung pengembangan ekosistem digital yang semakin terintegrasi dan inklusif di Indonesia.

Source link