Calon ABK Garut Jadi Korban Penipuan Kerja di Muara Angke

by -69 Views

Pemuda Garut Tergiur Lowongan Kerja ABK Kapal Cumi di Muara Angke

Seorang pemuda berinisial DS (24) asal Garut diduga menjadi korban penipuan dengan modus lowongan kerja anak buah kapal (ABK) untuk kapal cumi di Muara Angke, Jakarta Utara. Ia melapor ke polisi setelah menemukan ketidaksesuaian informasi terkait kasbon dan biaya kerja yang dibebankan kepadanya.

Modus penipuan dilakukan melalui iklan lowongan kerja yang dipasang di media sosial. Dalam iklan tersebut, tertera gaji pokok senilai Rp 1,2 juta dengan bonus tambahan dari hasil tangkapan cumi dan ikan saat berlayar.

Modus Penipuan dengan Iming-iming Besar

Jenis pekerjaan yang ditawarkan adalah memancing cumi. Gaji pokoknya mencapai Rp 1,2 juta dengan bonus tambahan berdasarkan berat tangkapan cumi, ikan, dan tenggiri. Selain itu, calon ABK juga dijanjikan kontrak tanda tangan sehari sebelum berlayar dan kasbon senilai Rp 4-5 juta.

DS tergiur dengan iklan tersebut dan mengirim lamaran kerja sebagai ABK kapal cumi. Namun, ketika tiba di mess pekerja di Muara Angke, ia mulai curiga karena uang yang dijanjikan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Korban Melakukan Pelaporan

Terkejut dengan ketidaksesuaian informasi, DS melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Ponselnya pun disita oleh pihak mess, sehingga ia tak terima dan mengadukan kasus ini melalui layanan 110.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan pengecekan TKP setelah menerima laporan, dan menemukan adanya kasus penipuan dengan modus serupa juga terjadi di Muara Baru melalui iklan di Facebook.

Pihak kepolisian bersama pemilik mess sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. DS akhirnya dikembalikan ke keluarganya setelah biaya yang ditanggung oleh pemilik mess mencakup biaya travel, makan, dan tiket kapal pelni ke DOBO.

Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa terus melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan dengan modus lowongan kerja palsu di media sosial. Penipuan semacam ini mengingatkan kita untuk selalu waspada dan teliti terhadap tawaran pekerjaan yang terlalu muluk.

Source link