Blokade Laut di Selat Hormuz Tetap Berdampak – Update Terbaru!

by -73 Views

Kapal Kargo Dilumpuhkan saat Coba Tembus Blokade AS di Selat Hormuz

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran di Selat Hormuz tetap berlaku, meskipun sebelumnya Presiden AS, Donald Trump, mengisyaratkan kemungkinan pencabutan kebijakan tersebut.

Hegseth dan Penegasan Blokade

Hegseth menyatakan hal tersebut kepada para wartawan di sela-sela Dialog Shangri-La, sebuah forum keamanan di Singapura. Meskipun Trump sebelumnya menyampaikan rencana untuk mencabut blokade tersebut, Hegseth menegaskan bahwa kebijakan tersebut masih berlaku.

Pernyataan Hegseth ini muncul setelah Trump menulis di media sosial pada 29 Mei 2026 bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan dicabut, dengan keputusan final akan diambil dalam sebuah pertemuan di Situation Room Gedung Putih.

Reaksi dari Pihak Iran

Mohsen Rezaei, Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, menuduh Trump telah mengkhianati upaya diplomasi dengan mempertahankan blokade tersebut. Ia juga menyatakan bahwa AS mengajukan tuntutan yang berlebihan dalam perundingan dengan Iran.

Sementara itu, pada Februari dan April 2026, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap target di Iran, diikuti dengan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, perundingan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang jelas dan AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Militer AS akhirnya melumpuhkan sebuah kapal kargo curah yang berusaha menembus blokade AS di Selat Hormuz. Kapal tersebut berlayar melalui Teluk Oman menuju pelabuhan Iran sebelum akhirnya dihentikan oleh militer AS.

Source link