Roket New Glenn Milik Blue Origin Meledak Saat Uji Coba
Jakarta, CNN Indonesia — Komponen roket New Glenn milik Blue Origin meledak saat menjalani uji pembakaran statis di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat, pada Kamis malam waktu setempat. Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan roket tersebut meledak di landasan peluncurannya.
Personel Selamat, Tim Sedang Selidiki Penyebab Anomali
Pendiri Blue Origin, Jeff Bezos, memastikan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam uji coba tersebut selamat dari insiden tersebut. Bezos menyatakan bahwa pihaknya sedang bekerja keras untuk mengetahui akar penyebab meledaknya roket tersebut.
FAA dan NASA Tanggapi Insiden
Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) juga mengonfirmasi bahwa New Glenn mengalami anomali selama uji pembakaran statis di Cape Canaveral. Menurut FAA, kejadian ini tidak berdampak pada lalu lintas udara. Kepala NASA, Jared Isaacman, menegaskan bahwa penerbangan antariksa tidak mengizinkan kesalahan, dan pengembangan roket antariksa merupakan proses yang sulit.
Pejabat Eastern Range mengatakan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan Blue Origin untuk menentukan penyebab pasti dari anomali yang terjadi. Mereka juga mengingatkan bahwa pengembangan teknologi dan uji coba seperti ini selalu memiliki risiko bawaan.
Insiden ini terjadi setelah kegagalan misi New Glenn sebelumnya pada bulan April. Misal tersebut menyebabkan investigasi dari FAA karena tahap kedua roket gagal mengantarkan satelit ke orbit yang aman.
Pada misi selanjutnya, New Glenn dijadwalkan membawa 48 satelit untuk bergabung dengan konstelasi internet pita lebar Amazon Leo. Masih belum ada tanggapan resmi dari pihak Blue Origin terkait insiden ini.





