Cegah Banjir Jakarta: 3 Waduk dan Revitalisasi 8 Sungai oleh Pemprov DKI

by -118 Views

Pemprov DKI Jakarta Bangun 3 Waduk, 12 Polder, dan Revitalisasi 8 Sungai untuk Pengendalian Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan pembangunan 3 waduk/embung, 12 polder, dan revitalisasi 8 sungai/kali guna mengatasi masalah banjir di ibu kota. Pembangunan ini akan dilakukan melalui proyek JakTirta dan NCICD yang dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

Peran Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengungkapkan bahwa pembangunan dan revitalisasi infrastruktur ini akan dilakukan antara 2025-2027. Dinas SDA DKI Jakarta akan fokus pada pemeliharaan sungai/kali, waduk, serta embung untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta.

Infrastruktur Pengendali Banjir

Meski tidak memiliki bendungan, Pemprov DKI Jakarta memiliki ratusan pompa yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta. Infrastruktur seperti Bendungan Sukamahi dan Sodetan Ciliwung dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hingga Mei 2026, Pemprov DKI telah memiliki 683 unit pompa stasioner dan 540 unit pompa mobile untuk menangani banjir.

Berikut rincian pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pengendali banjir di Jakarta:

Pembangunan Sarana dan Prasarana Kali/Sungai:

  1. Saluran Penghubung Layar sepanjang 500 meter.
  2. Kali Cakung Lama sepanjang 2,65 km.
  3. Kali Jatikramat sepanjang 1,5 km.
  4. Kali Angke sepanjang 1,06 km.
  5. Kali Pesanggrahan sepanjang 1,12 km.
  6. Kali Grogol sepanjang 572,5 meter.
  7. Kali Cideng Atas sepanjang 2,9 km.
  8. Kali Sodetan Sekretaris dan Waduk Tomang sepanjang 1,3 km.

Pembangunan Embung/Waduk:

  1. Embung Pondok Labu (Cilandak Marinir) seluas 1,82 ha.
  2. Embung Kebagusan seluas 2,07 ha.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di Jakarta dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup warga sekitar. Pembangunan infrastruktur pengendali banjir menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan ibu kota.

Source link