Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo Berpamitan Sebelum Berangkat Haji
Rabu, 20 Mei 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan pamitan karena akan menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Ia mendelegasikan tugas pemerintahan Ibu Kota Jakarta kepada Wakil Gubernur Rano Karno, termasuk dalam perayaan Hari Raya Idul Adha di Jakarta.
Delegasi Tugas Pemerintahan pada Wakil Gubernur
Pramono Anung menjelaskan bahwa untuk perayaan Idul Adha di Jakarta, tugas pemimpinannya akan diemban oleh Wakil Gubernur. Sementara itu, ia sendiri akan berangkat menunaikan ibadah haji selama sekitar 10 hari, dari 21 Mei hingga 1 Juni mendatang.
Persiapan Ibadah Haji dan Delegasi Wakil Gubernur
Selama menjalani ibadah haji, Pramono berharap agar seluruh proses berjalan lancar dan dapat menjadi haji yang diterima oleh Allah. Ia juga memastikan bahwa tugas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan dikelola oleh Wakil Gubernur Rano Karno selama dirinya berada di Tanah Suci.
Meskipun gubernur akan meninggalkan jabatannya sementara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menjamin kelancaran persiapan untuk ibadah kurban. Hewan kurban sudah disiapkan dan pelaksanaannya akan dikomandoi oleh Wakil Gubernur Rano Karno.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Juga Akan Berangkat Haji
Selain Gubernur DKI Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga akan melaksanakan ibadah haji tahun ini. Ia berencana berangkat pada Kamis, 21 Mei 2026, dan akan tinggal selama 10 hari di Tanah Suci. Purbaya mengaku telah mempersiapkan diri selama dua pekan terakhir, termasuk mempelajari doa-doa dan amalan yang diperlukan selama pelaksanaan ibadah haji.
Terkait dengan jemaah haji yang tidak dapat berangkat pada musim haji tahun tersebut, Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyatakan bahwa ada 345 jemaah yang tidak dapat diberangkatkan. Alasan pastinya belum dijelaskan secara rinci.





