Tas Dibongkar, Barang Raib: TNI Eks Pasukan Perdamaian PBB Geram!

by -119 Views

Eks Pasukan PBB Kehilangan Barang Kiriman dan Memunculkan Kritik terhadap Bea Cukai

Pada Senin, 18 Mei 2026, seorang eks pasukan penjaga perdamaian PBB dari TNI mengungkapkan rasa kemarahannya di media sosial setelah kehilangan barang pribadi dalam paket kiriman dari Sudan yang tiba di Indonesia.

Curhatan Eks Peacekeeper TNI yang Viral di Media Sosial

Akun Threads bernama Shinta Eka membagikan keluhannya yang langsung menjadi viral dan menyita perhatian publik terkait keamanan barang kiriman internasional serta pengawasan impor. Shinta mengungkapkan ketidakpuasannya setelah menemukan salah satu tasnya dalam keadaan terbuka ketika tiba di Indonesia.

Sebelumnya, tas tersebut telah dibungkus secara rapat dengan wrap dan kabel ties sebelum dikirim dari Sudan melalui layanan DHL. Shinta, yang baru saja selesai menjalani misi sebagai peacekeeper individu di Sudan, merasa kecewa karena beberapa barang pribadinya hilang.

Barang-Barang Pribadi Hilang dalam Paket Kiriman

Shinta mengakui mengirim sekitar 86 kilogram barang, termasuk perlengkapan pribadi, seragam tugas selama setahun, dan suvenir dari beberapa negara sahabat. Namun, saat paket tiba di Indonesia, ia menemukan tas besarnya sudah terbuka dan curiga beberapa barang di dalamnya raib.

Beberapa barang yang dilaporkan hilang antara lain tumbler Starbucks dari Spanyol, minyak argan, dan minyak kayu putih kristal yang seharusnya diberikan kepada ibunya.

Reaksi Publik dan Klarifikasi dari Bea Cukai

Unggahan Shinta memancing berbagai reaksi dari publik, terutama terkait keamanan barang kiriman internasional dan proses pengawasan di jalur impor. Menyikapi viralnya keluhan Shinta, Bea Cukai memberikan klarifikasi terkait barang kiriman tersebut.

Bea Cukai menjelaskan bahwa barang dengan nomor Air Waybill (AWB) 537955* masuk ke jalur hijau sehingga tidak dilakukan pemeriksaan fisik. Barang tersebut dilaporkan oleh jasa pengiriman pada 15 April 2026 dan proses pemeriksaan serta bea cukai selesai pada 17 April 2026.

Selain itu, Bea Cukai juga menegaskan bahwa barang tersebut telah melalui proses customs clearance sesuai prosedur yang berlaku.

Source link