Aksi Teror Pembakaran di Pisangan Baru, Matraman Menyulut Keresahan Warga
Pada Minggu (10/5) dini hari, aksi teror pembakaran terjadi di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat. Ketua RW 05 Kelurahan Pisangan Baru, Ramdani, menyatakan bahwa kejadian pembakaran tersebut terjadi antara pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Warga curiga setelah melihat rekaman CCTV dari beberapa titik yang menunjukkan seseorang yang sama melakukan penyulutan api di area pemukiman.
Reaksi Warga dan Penangkapan Pelaku
Setelah warga mengetahui identitas terduga pelaku, massa dari beberapa wilayah segera mendatangi rumah pelaku. Warga dari RW 03, RW 04, RW 05, dan RW 06 merasa resah dengan serangkaian aksi pembakaran yang terjadi. Meskipun situasi sempat memanas, warga berhasil menahan diri dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri. Terduga pelaku akhirnya diamankan dan dibawa ke Polsek untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Profil Terduga Pelaku
Terduga pelaku merupakan seorang remaja berusia sekitar 24 tahun yang baru lulus kuliah. Dikenal tertutup, pelaku tinggal bersama ibu dan adiknya, sedangkan ayahnya tidak diketahui keberadaannya selama sekitar dua tahun terakhir. Warga menduga pelaku mengalami gangguan psikologis atau depresi, mengingat cara pelaku melakukan aksinya yang dianggap tidak biasa.
Aksi pembakaran yang dilakukan terduga pelaku tidak langsung menyasar rumah, melainkan barang-barang yang mudah terbakar di sekitar pemukiman, seperti sampah, terpal, dan pakaian yang tergantung dekat bangunan warga. Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi teror pembakaran tersebut viral di media sosial, memicu kekhawatiran di tengah masyarakat Pisangan Baru.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pembakaran yang terjadi, termasuk pemeriksaan kondisi kejiwaan dari terduga pelaku. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi warga setempat dan menimbulkan kebutuhan akan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.





