Fernando Alonso belum siap menutup babak panjangnya di Formula 1. Di tengah musim yang tidak mudah bagi Aston Martin, pebalap Spanyol dua kali juara dunia itu kembali menegaskan bahwa dirinya masih punya motivasi besar untuk terus balapan, dan berharap musim ini bukan yang terakhir dalam kariernya.
Alonso, yang kini berusia 44 tahun, masih menyandang status pebalap tertua di grid. Perjalanan F1-nya dimulai sejak Grand Prix Australia 2001, lalu berlanjut bersama Minardi, Renault, McLaren, Ferrari, dan Aston Martin yang ia bela sejak 2023. Dalam pandangannya, keputusan pensiun bukan sesuatu yang harus dipaksakan, karena ia yakin akan tahu sendiri kapan waktunya tiba.
Masih Merasa Kompetitif di Tengah Masa Sulit
Berbicara di ajang Historic Grand Prix of Monaco, Alonso mengaku kecintaannya pada balapan sudah melekat sejak kecil. Karena itu, berhenti dari F1 bukan keputusan yang mudah untuk dipikirkan, apalagi saat ia masih merasa kompetitif dan tetap menikmati setiap kali berada di balik kemudi.
Di awal musim 2026, Aston Martin memang belum tampil sesuai harapan. Alonso dan rekan setimnya, Lance Stroll, sama-sama terpuruk di papan bawah klasemen pembalap akibat kesulitan dengan mobil anyar tim serta unit tenaga Honda. Namun, kondisi itu tidak mengubah sikap Alonso soal masa depannya.
Alonso Belum Mau Menjadikan 2026 Sebagai Akhir
Alonso menekankan bahwa gairahnya terhadap Formula 1 masih utuh. Ia mengaku masih merasakan dorongan untuk bersaing, dan justru berharap musim ini belum menjadi penutup dari karier panjangnya. Bagi Alonso, selama ia masih merasa cepat, termotivasi, dan senang membalap, alasan untuk bertahan tetap ada.
Pernyataan itu memberi sinyal bahwa pembalap asal Spanyol tersebut belum melihat bendera finis terakhirnya dalam waktu dekat. Di usia yang sudah tidak muda untuk ukuran F1, Alonso tetap menunjukkan bahwa faktor mental dan hasrat berlomba masih menjadi bahan bakar utamanya.
Menunggu Aksi Berikutnya di Miami
Setelah jeda singkat, Formula 1 akan kembali bergulir lewat Grand Prix Miami di Hard Rock Stadium pada 1–3 Mei. Bagi Alonso, seri berikutnya menjadi kesempatan lain untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan, terlepas dari situasi sulit yang sedang dihadapi Aston Martin.
Seperti dilaporkan Motorsport.com, komentar Alonso muncul di tengah tanda tanya soal seberapa lama lagi ia akan bertahan di F1. Untuk saat ini, jawabannya jelas: selama ia masih menikmati mobil balap dan merasa punya tenaga untuk bersaing, pintu pensiun belum terbuka lebar.





