Dua kapal tanker Qatar, Rasheeda dan Al Daayen, mengubah jalur pelayaran mereka ketika mendekati Selat Hormuz. Kapal-kapal tersebut semula menuju Selat Hormuz namun membatalkan pengaruhnya pada hari Senin. Hal ini terjadi setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari 2026. Data pelacakan kapal menunjukkan perubahan arah kapal- kapal tersebut menuju Pakistan, namun belum pasti apakah mereka akan mencoba melewati Selat Hormuz. Selat tersebut telah ditutup oleh Iran, hanya memperkenankan kapal yang disetujui atau tidak bermusuhan untuk melewati. Kondisi ini membuat jumlah lalu lintas kapal di Selat Hormuz menurun hingga 20 persen. Jika kapal-kapal Qatar berhasil menyelesaikan pelayarannya, itu akan menjadi transit kargo LNG pertama melalui Selat Hormuz sejak konflik dimulai. Saat ini, kedua kapal tersebut berada di dekat Oman setelah mengubah arah perjalanan mereka.
Dua Kapal Tanker Qatar Alih Arah Dekati Selat Hormuz, Menuju Pakistan





