Inovasi Jepang: AI untuk Deteksi Kanker Dokter

by -41 Views

Kementerian Kesehatan Jepang akan memulai uji coba penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk pemeriksaan kanker guna mengurangi beban kerja dokter. Pedoman pemerintah mewajibkan sistem “pemeriksaan ganda” untuk pemeriksaan kanker paru-paru, lambung, dan payudara di tingkat kota, yang mengharuskan minimal dua dokter meninjau setiap gambar sinar-X. Syarat ini telah menyebabkan kekurangan dokter dan beban signifikan pada staf medis di fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan Jepang merencanakan uji coba penggunaan AI dalam prosedur pemeriksaan kanker, yang sudah mendapat persetujuan dari para panel ahli. AI akan pertama kali menganalisis gambar, dan jika menandai potensi kelainan, dokter akan mengevaluasi hasilnya untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, menghilangkan kebutuhan peninjauan oleh dokter kedua. Meskipun demikian, protokol pengecekan ganda oleh dua dokter akan tetap berlaku untuk gambar yang dianggap bebas dari kelainan menurut AI. Rincian mengenai waktu, metode, dan struktur untuk verifikasi masih harus diputuskan setelah kementerian mendengar pendapat dari para ahli.

Source link