Lia Block pulang dari Sno*Drift dengan cerita yang lebih besar daripada sekadar hasil akhir. Mantan pembalap Williams F1 Academy itu menjalani debutnya di ajang salju bersama Alex Gelsomino, sosok yang pernah menjadi co-driver mendiang Ken Block, dalam putaran pembuka musim 2026 American Rally Association di Michigan Utara. Meski akhirnya tersingkir karena masalah pada mobil di etape terakhir, performa Block sempat membuatnya berada dalam persaingan podium hingga titik krusial lomba.
Debut salju yang langsung menguji mental
Block menyebut Sno*Drift sebagai reli salju pertamanya, dan tantangannya tidak datang setengah-setengah. Di ajang ini, peserta hanya bisa memilih dua jenis ban: ban salju atau ban es, tanpa opsi lain di tengah. Kondisi itu membuat setiap keputusan terasa penting, apalagi reli ini juga punya ciri khas yang jarang ditemui di seri lain.
Hari pertama seluruhnya digelar dalam gelap. Start dilakukan pada Jumat pukul 18.00 dan baru selesai sekitar tengah malam, sehingga visibilitas menjadi salah satu faktor paling menentukan. Dalam empat etape awal, Block sudah mampu bertahan di posisi ketiga, tepat di belakang Travis Pastrana dan Patrick Gruszka.
Naik ke posisi dua, lalu tersandung masalah teknis
Setelah delapan etape, posisi Block masih stabil di urutan ketiga. Situasi berubah ketika Gruszka mengalami kegagalan gearbox, yang otomatis mengangkat Block ke posisi kedua. Dari sana, jaraknya ke Pastrana sempat semakin rapat setelah 12 etape berjalan.
Namun, peluang itu runtuh di etape terakhir. Mobil Block mengalami kerusakan yang membuatnya gagal melanjutkan reli dan akhirnya didiskualifikasi. Hasil tersebut memang pahit, tetapi tidak menghapus fakta bahwa ia sempat memimpin jalannya persaingan di debut ARA pertamanya.
Hasil akhir tak menghapus modal berharga
Meski berakhir tanpa finis, Block menutup akhir pekan dengan nada positif. Ia menilai pengalaman di Sno*Drift memberi pelajaran penting, terutama karena reli ini menuntut adaptasi cepat terhadap permukaan licin, kondisi gelap, dan pilihan ban yang sangat terbatas. Bersama Gelsomino, ia menunjukkan bahwa dirinya mampu bertahan di level kompetitif dalam debut yang jauh dari mudah.
Atribusi sumber: informasi balapan ini merujuk pada laporan Motorsport.com.





