Rob Jetten mencatat sejarah baru di Belanda. Politikus berusia 38 tahun itu resmi dilantik sebagai perdana menteri setelah Raja Willem-Alexander memimpin upacara di kediaman kerajaan Huis ten Bosch, Den Haag, pada Senin, 23 Februari 2026. Selain menjadi kepala pemerintahan termuda dalam sejarah Belanda, Jetten juga menjadi pejabat publik pertama di negara itu yang secara terbuka mengakui dirinya gay.
Karier politik yang melesat cepat
Nama Jetten bukan sosok baru di panggung politik Belanda. Ia sudah duduk di parlemen sejak 2010, ketika usianya baru 23 tahun, dan kala itu ia termasuk salah satu anggota legislatif termuda dalam sejarah negara tersebut. Langkah politiknya terus menanjak hingga pada 2023 ia dipercaya memimpin partai Democrats 66, posisi yang kemudian mengantarkannya ke puncak kekuasaan eksekutif.
Dalam pemilu terakhir, Jetten sukses membawa partainya meraih kemenangan besar dan menyalip tokoh sayap kanan Geert Wilders. Hasil itu membuka jalan baginya untuk menduduki kursi perdana menteri, sekaligus menegaskan bahwa peta politik Belanda kembali bergeser ke arah yang berbeda.
Identitas pribadi yang juga jadi simbol
Di luar kiprah politiknya, Jetten juga dikenal terbuka soal orientasi seksualnya. Ia menjadi pejabat publik Belanda pertama yang secara terbuka mengaku gay, sebuah fakta yang memberi bobot simbolik tersendiri di negara yang lama dikenal progresif dalam isu hak-hak sipil.
Jetten kini bertunangan dengan atlet hoki lapangan asal Argentina, Nicolás Keenan. Keduanya disebut tengah merencanakan pernikahan pada musim panas 2026. Momen itu terasa makin relevan mengingat Belanda merupakan negara pertama di dunia yang melegalkan pernikahan sesama jenis 25 tahun lalu.
Dari Veghel ke puncak pemerintahan
Rob Jetten lahir pada 1 Maret 1987 di Veghel, Noord-Brabant, dan menempuh pendidikan administrasi publik di Radboud University Nijmegen. Selama kampanye parlemen, ia menonjolkan sejumlah isu yang menjadi fokus utamanya, mulai dari hak LGBTQ+, perumahan terjangkau, reformasi suaka, hingga seruan untuk memperkuat persatuan nasional.
Dengan rekam jejak yang dimulai sejak usia sangat muda, Jetten kini memegang dua status penting sekaligus: pemimpin pemerintahan termuda Belanda dan figur publik yang kehadirannya menandai babak baru dalam representasi politik di negeri tersebut. Informasi mengenai pelantikan dan latar belakang Jetten ini mengacu pada laporan resmi yang beredar dari Belanda.





