Dua mantan pegawai Google menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun karena diduga mencuri file rahasia dagang perusahaan. Mereka merupakan mantan insinyur Google yang didakwa atas dugaan pencurian rahasia dagang terkait prosesor Tensor untuk ponsel Pixel. Suami dari salah satu insinyur juga terlibat dalam kasus ini. Ketiga orang, yang kewarganegaraannya Iran, didakwa atas 14 tuduhan kejahatan, termasuk konspirasi, pencurian rahasia dagang, dan penghancuran bukti.
Samaneh Ghandali adalah insinyur hardware di Google di Silicon Valley, sedangkan saudarinya, Soroor Ghandali, adalah pegawai magang sebelum bekerja di perusahaan teknologi lain. Suami Samaneh, Mohammadjavad Khosravi, tidak diterima bekerja di Google dan bekerja di perusahaan teknologi lain. Mereka ditangkap dan dibawa ke pengadilan federal di San Jose, California. Jika terbukti bersalah, mereka dapat dihukum penjara minimal 20 tahun.
Google mengonfirmasi langkah-langkah keamanan yang diperkuat untuk melindungi informasi rahasia perusahaan dan telah memberitahukan pihak berwenang setelah kejadian ini terungkap. Para terdakwa belum memberikan komentar diluar jam kerja normal. Penuntut mengklaim bahwa para terdakwa bermaksud memberikan rahasia dagang kepada pihak ketiga, meskipun belum jelas apakah hal itu terjadi atau tidak. Sistem keamanan internal Google mendeteksi pengiriman berkas rahasia oleh kedua saudara perempuan tersebut dan FBI telah diinformasikan.





