Alasan Lubang Raksasa Aceh Melebar: Bukan Sinkhole

by -61 Views

Di daerah Desa Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, terdapat sebuah lubang raksasa yang terus membesar, namun menurut Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, ini bukanlah fenomena sinkhole melainkan longsoran akibat kondisi tanah yang rentan. Lubang besar tersebut telah menciptakan kekhawatiran di kalangan masyarakat, meskipun sebenarnya tidak mirip dengan sinkhole yang biasa terjadi di Indonesia. Kawasan tersebut dibangun oleh endapan piroklastik aliran tufa dari aktivitas gunung api Geurendong, yang kini tidak aktif.

Menurut Adrin, material tersebut masih muda secara geologis dan belum sepenuhnya solid, sehingga rentan rapuh dan mudah runtuh. Ia menjelaskan bahwa apa yang terjadi di Aceh Tengah adalah longsoran, bukan sinkhole, karena lapisan tufanya tidak padat dan kurang kuat. Berdasarkan citra satelit sejak 2010, daerah tersebut telah menunjukkan adanya lembah atau ngarai kecil, yang seiring waktu terus tererosi dan meluas hingga membentuk lubang besar yang terlihat sekarang.

Selain faktor geologi dan gempa, Adrin juga menyoroti hujan lebat sebagai pemicu utama longsoran. Air yang meresap ke lapisan tufa yang rapuh menyebabkan kehilangan daya ikat dan berkontribusi pada runtuhan. Ia menjelaskan bahwa longsoran ini merupakan proses alami yang berlangsung dalam waktu puluhan hingga ratusan tahun, dan gempa serta hujan hanya mempercepat proses tersebut.

Adrin menyarankan pentingnya mitigasi dalam menghadapi potensi longsoran, termasuk pengendalian air permukaan dan pemasangan sistem peringatan dini. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap tanda-tanda awal seperti retakan tanah atau amblesan kecil. Meskipun BRIN belum melakukan penelitian lapangan langsung, analisis data citra sudah memberikan gambaran yang jelas tentang penyebab dan proses terjadinya lubang raksasa di Aceh Tengah.

Source link