Plh Kapolres Bima Kota Terbaru: Sosok Pengganti yang Baru!

by -143 Views

Plh Kapolres Bima Kota Berganti, AKBP Hariyanto Resmi Ambil Alih Jabatan Sementara

Pergantian sementara di tubuh Polres Bima Kota kembali menyita perhatian publik. Pada Minggu, 22 Februari 2026, jabatan Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Bima Kota yang sebelumnya dipegang AKBP Catur Erwin Setiawan resmi beralih kepada AKBP Hariyanto. Perwira menengah yang kini menjabat Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda NTB itu diumumkan sebagai pengganti dalam masa tugas sementara.

Informasi pergantian tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @polres_bimakota, disertai ucapan selamat atas amanah baru yang diterima AKBP Hariyanto. Meski statusnya bukan jabatan definitif, momen ini langsung menjadi sorotan karena terjadi saat publik masih menaruh perhatian besar pada dinamika kepemimpinan di Polres Bima Kota.

Rotasi yang Dibaca Lebih dari Sekadar Pergantian Internal

Di situasi normal, mutasi seperti ini mungkin hanya dipandang sebagai penyesuaian organisasi. Namun untuk Polres Bima Kota, pergantian Plh Kapolres punya bobot berbeda. Nama institusi tersebut belakangan berada dalam sorotan setelah sejumlah pejabat di lingkaran kepemimpinannya dikaitkan dengan persoalan narkotika.

Karena itu, setiap perubahan jabatan di tingkat atas kini tak lagi dibaca semata sebagai urusan administratif. Publik menaruh perhatian pada arah pembenahan, stabilitas internal, dan sinyal yang ingin ditunjukkan kepolisian di tengah situasi yang masih sensitif.

Latar Belakang yang Membuat Publik Kian Kritis

Sebelumnya, AKBP Catur Erwin Setiawan sempat menjadi perbincangan setelah diketahui pernah tersangkut kasus narkotika saat menjabat Kasatres Narkoba Polres Ternate. Di sisi lain, Kapolres Bima Kota sebelumnya, AKBP Didik Putra Kuncoro, juga telah diberhentikan dari Polri karena kasus penyalahgunaan narkotika.

Rangkaian peristiwa itu membuat posisi pimpinan Polres Bima Kota terus berada di bawah pengawasan publik. Maka ketika AKBP Catur ditunjuk menjadi Plh Kapolres Bima Kota, keputusan tersebut sempat memunculkan kritik dan pertanyaan dari masyarakat.

Penjelasan Mabes Polri Tak Sepenuhnya Meredam Sorotan

Saat itu, Mabes Polri menegaskan bahwa penunjukan AKBP Catur merupakan bagian dari mekanisme internal yang berlaku di Polda Nusa Tenggara Barat dan sifatnya sementara setelah pencopotan AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan sorotan yang sudah terlanjur menguat.

Kini, masuknya AKBP Hariyanto sebagai Plh Kapolres Bima Kota memberi wajah baru dalam kepemimpinan sementara. Walau belum bersifat permanen, penunjukan ini menandai upaya penataan ulang di tengah beban reputasi yang masih harus dipulihkan.

Berdasarkan keterangan yang dipublikasikan Polres Bima Kota melalui Instagram resminya, pergantian ini menjadi bagian dari penyesuaian sementara di tubuh kepolisian setempat. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya reda, perhatian publik kini tertuju pada langkah-langkah awal AKBP Hariyanto dalam menjaga stabilitas internal dan mengembalikan kepercayaan yang sempat goyah.