Berita kriminal dan pengamanan di DKI Jakarta pada Kamis (13/2) masih menarik untuk dibaca. Operasi Pekat Jaya 2026 yang digelar oleh Polda Metro Jaya berhasil menangkap 937 pelaku kriminal dalam waktu 15 hari. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa operasi tersebut menargetkan berbagai kejahatan mulai dari tawuran, geng motor, premanisme, peredaran miras dan obat terlarang, petasan, balap liar hingga kejahatan jalanan.
Selain itu, Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengembalikan motor hasil curian kepada korban setelah kasusnya diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyatakan komitmennya dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor dan mengembalikan motor kepada korban.
Polda Metro Jaya juga melakukan pemeriksaan terhadap Presiden Joko Widodo di Surakarta terkait laporan tuduhan ijazah palsu. Direktur Reserse Kriminal (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, memberikan informasi bahwa pemeriksaan dilakukan guna memenuhi berkas laporan yang disampaikan oleh Kejaksaan DKI.
Motif pembunuhan seorang pegawai Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma di Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga terkait dengan keinginan pelaku untuk menguasai harta korban. Kasus ini sedang dalam penyelidikan oleh Polda Metro Jaya dan informasi selengkapnya bisa ditemukan di sini.
Terakhir, polisi juga sedang menyelidiki kasus dugaan tindak asusila yang melibatkan sepasang muda-mudi penumpang taksi daring di Jakarta Selatan pada Selasa (10/2) malam. Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, telah menyatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk menemukan pelaku dan sopir mobil tersebut. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di sini.





