Strategi Menpar untuk Tingkatkan Pergerakan Wisatawan saat Libur Imlek

by -48 Views

Libur Imlek yang berdekatan dengan bulan Ramadhan di tahun 2026 menawarkan waktu strategis bagi peningkatan pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melihat momentum ini sebagai peluang bagi industri pariwisata untuk memberikan pelayanan prima kepada wisatawan. Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye #DiIndonesiaAja dengan fokus pada keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan destinasi wisata.

Cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek di 2026 jatuh pada Senin (16/2), yang bertepatan dengan akhir pekan. Kombinasi hari libur nasional, cuti bersama, dan cuti tahunan dapat menciptakan waktu libur yang lebih panjang, memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata nasional. Pemetaan tanggal long weekend penting agar masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan baik, mencegah kepadatan ekstrem, serta memberikan manfaat ekonomi bagi daerah dan sektor UMKM.

Untuk mendorong pergerakan wisatawan, Kementerian Pariwisata melakukan penguatan kampanye tematik Imlek dan Ramadhan. Upaya pemasaran melalui promosi digital berbasis data dan kolaborasi dengan pelaku industri serta pemerintah daerah dilakukan untuk menghadirkan paket wisata yang menarik. Komunikasi publik tentang kesiapan destinasi, kenyamanan berwisata, dan pilihan destinasi yang sesuai juga terus diperkuat.

Diharapkan, libur panjang Imlek-Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pergerakan wisatawan, memperpanjang durasi tinggal, serta memberikan dampak ekonomi yang merata bagi daerah. Strategi pemasaran ini diarahkan untuk memastikan pergerakan wisatawan yang lebih merata, tidak terpusat di destinasi tertentu, sehingga dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata secara keseluruhan.

Source link